Pages

Senin, 18 April 2016

Cyber Terrorism di Indonesia

Seperti yang dikutip pada halaman detik.com terjadi kejahatan cyber crime dengan jenis cyber terrorism. “Jakarta - Polisi telah menangkap 2 tersangka pembuat situs teroris www.anshar.net. Penangkapan dilakukan di Semarang pada 12 dan 16 Agustus 2006 lalu. Hal itu diungkapkan Kanit V Cyber Crime Direktorat II Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Petrus Goloce kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2006). "Saat ini mereka ditahan di Rutan Mabes Polri untuk pemeriksaan intensif, mengurai kegiatan jaringan Noordin M Top dalam peledakan bom Bali II, dan hubungannya dengan kegiatan fai dengan teknologi canggih," kata Petrus. Fai adalah kegiatan merampas harta benda milik orang-orang yang dianggap kafir oleh kelompok Noordin M Top. Dua orang yang dibekuk tersebut adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Semarang Agung Prabowo (24) yang memakai nama cyberMax Fiderman pada 12 Agustus 2006 dan Agung Setyadi (30), dosen Fakultas Teknik Informasi Stikubank Semarang. "Situs itu didesain oleh tersangka Abdul Aziz atas permintaan Noordin M Top untuk menggalang dana. Ini yang disebutfai dengan teknologi canggih," kata Petrus. Barang bukti yang disita adalah 1 unit laptop, 1 unit bloetooth USB, 6 keping CD dan kartu garansi laptop yang dikirimkan kepada Imam Samudra, terpidana mati bom Bali I. Anshar.net adalah situs yang digunakan oleh kelompok Noordin M Top untuk menyebarluaskan paham terorisme. Di dalamnya berisi cara-cara melakukan teror seperti dengan cara mengebom, dan menentukan lokasi teror, jenis-jenis bahan-bahan peledak dan senjata. Selain itu situs ini juga menyebarkan orasi Noordin M. Top serta adegan pelaku bom bunuh diri. (ken) (nks) “ Dikutip dari url: http://inet.detik.com/read/2006/08/23/152633/660389/399/polri-tangkap-2-tersangka-teroris-cyber-ansharnet) )

(screenshot anshar.net)()

Kejadian yang terjadi merupakan jenis kejahatan cyber terrorism. Mengapa disebut dengan cyber terrorism? Karna pada kejadian ini, website ini memiliki isi tentang adanya cara – cara untuk melakukan aksi- aksi terroris, jenis bahan peledak, orasi untuk melakukan bom bunuh diri, dan lain-lainnya. Selain itu, cyber terrorism ini jika tidak ditindak lanjuti sangat membahayakan negara maupun masyarakat. Selain konten yang berisi tentang terroris, cyber terrorism juga dapat menimbulkan adanya hacking atau cracking kepada situs-situs Negara.
Kasus seperti ini terjadi merupakan salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, penyebaran suatu paham tentang terroris merupakan suatu hal yang mudah. Kasus seperti ini terjadi dimulai dengan pembelian situs berdomain www.anshar.net yang dibeli oleh Max Fiderman ( nama palsu pelaku ) dengan hasil carding. Apa itu carding? Carding merupakan salah satu cyber crime dengan motif pengambilan atau pencurian kartu kredit dan digunakan untuk tindak kejahatan. Propaganda tentang terroris yang terdapat pada website www.anshar.net ini dilakukan untuk menyebarkan luaskan dan memperbanyak “pasukan” untuk melakukan tindakan terroris.
Setelah diselidiki menggunakan Visual Trace Route, pelaku menggunakan Matrix ( kartu GSM seluller yang dulu dikeluarkan oleh indosat ) untuk menjalankan situs ini. Sehingga diketahui alamat ip dari situs ini adalah 202.152.162.x dan 202.93.x. atas kejahatan yang sudah dilakukan ini, pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara berdasarkan pasal 45 ayat 1 UU RI no. 15 tahun 2013 tentang pemberantasan tindak pidana terroris.
Cara untuk penanganan atau mencegah agar kasus seperti ini terjadi salah satunya adalah pemerintah harus sigap untuk mencari seseorang pakar IT dan membentuk sebuah tim untuk anti terror yang bergerak dalam bidang cyber crime. Pakar IT tersebut sudah harus memiliki kemampuan untuk menangani berbagai jenis cyber terrorism yang salah satunya adalah dalam hacking atau cracking untuk self-deffense situs-situs penting negara, maupun hacking dan cracking untuk mengamankan situs-situs yang mencurigakan agar kasus yang sudah pernah ada tidak terulang.

Sumber:


Senin, 14 Maret 2016

Tugas Etika dan Professional dan TSI

Soal:
1.       Jelaskan apa itu etika, profesi, dan profesionalisme!
2.       Jelaskan 4 isu-isu etika!
3.       Jealaskan apa itu IT Forensik dan kegunaannya!
4.       Jelaskan perbedaan IT forensic, IT audit trail, dan real time audit!

Jawab:
1.       Etika, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) adalah tentang apa yang baik dan apa yang buruk yang berkenan dengan akhlak dan nilai mengenai benar dan salah dianut suatu golongan.

Profesi adalah suatu pekerjaan yang mengandalkan keterampilan dan keahlian khusus yang tidak didapatkan pada pekerjaan-pekerjaan sebelumnya.

Profesionalisme merupakan ciri suatu profesi atau orang yang professional , komitmen,dan para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu pada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

2.       Isu Privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa computer orang lain, dan hal-hal lain yang termasuk kedalam kegiatan spying / stalking (memata-matai).

Isu Akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses.

Isu Property: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual).

Isu Aksesibilitas: hak untuk mengakses informasi. Hal ini juga termasuk kedalam keamanan system.

3.       IT Forensik adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan system informasi serta validasi menurut metode-metode yang digunakan(Misal metode sebab akibat)

Kegunaannya adalah mengamankan dan menganalsisa bukti-bukti digital serta mendapatkan fakta-fakta objektif.

4.       IT Forensik adalah cabang dari ilmu computer tetapi menjurus ke bagian forensic yaitu yang berkaitan dengan bukti hokum.

Audit Trail sebagai penunjuk yang menunjukkan catatan yang telah mengakses system operasi computer.

Real Time Audit adlah merupakan suatu system yang berfungsi untuk mengawasi untuk kegiatan sehingga memberikan nilai yang sangat transparan.

Sumber:

Rabu, 03 Februari 2016

Studi Kasus Tukang Gali Kubur

Contoh Kasus Tukang Gali Kubur

     Pekerjaan di Indonesia saat era modern seperti sekarang ini, sangatlah beragam. Dari pekerjaan yang umum kita ketahui hingga yang jarang orang ketahui dan minati. Salah satu pekerjaan yang tidak terlalu diketahui dan diminati adalah tukang gali kubur. Tanpa kita sadari pekerjaan ini sangat sekali terekspose oleh kehidupan di zaman sekarang.

     Pekerjaan seorang tukang gali kubur sebenarnya sangat dibutuhkan, karena setiap manusia pasti akan mati. Disaat mati, disanalah seorang tukang gali kubur diperlukan. Profesi seorang tukang gali kubur tidaklah mudah seperti yang kita bayangkan. Bukan hanya sekedar menggali lubang dengan ukuran 2m x 1m, setelah jenazah ditaruh kedalam lubang yang telah dibuat, kemudian ditutup kembali, dan selesai. Selain itu profesi tukang gali kubur memiliki beberapa kesulitan. Salah satunya jika terdapat kendala seperti menggali kuburan yang sudah ada, kemudian harus mengeluarkan jenazah lama yang sudah menjadi tengkorak, ataupun abu, lalu diganti dengan jenazah yang baru. Selain itu ada permasalahan lain, yaitu disaat harus menambahkan jenazah di satu lubang yang sama. Sehingga jenazah baru ditempatkan diatas jenazah yang lama dan hanya dipisahkan oleh tanah.

     Beberapa kesulitan atau halangan tadi hanya beberapa permasalahan yang dialami oleh seorang tukang gali kubur. Tidak mudah untuk menjadi seorang tukang gali kubur, selain harus memiliki keberanian, haru juga memiliki perhitungan yg pas dalam menggali.

Selasa, 02 Februari 2016

Perbandingan Profesi



Perbandingan Kartunis dan Komikus
Pada perkembangan zaman seperti saat ini, segala sesuatu dapat dibuat menjadi lebih menarik. Seperti hal nya karakter seseorang dapat dibuat menjadi lebih menarik, salah satu nya adalah dengan menjadikannya dalam bentuk kartun. Seperti yang akan dibahas saat ini berhubungan dengan  kartun, yaitu kartunis dan komikus. Apa saja yang menjadi perbedaan atau persamaan antara kartunis dan komikus?
A.    Kartunis
Kartunis berasal dari suku kata kartun. Kartun juga dapat disebut sebagai seni. Disebut dengan kartunis karena pada saat ini pembuat atau penggambar kartun banyak dipekerjakan di dunia perfilman yang dijadikan sebagai sketsa awal dalam pembuatan film. Kartunis pun banyak dituntut dalam pembuat film untuk dapat menyesuaikan jenis tokoh dan pembentukan karakter untuk film yang akan dibuat. Seorang kartunis pun harus memiliki banyak inspirasi dan juga imajinasi yang tinggi, karena kartunis harus dapat menciptakan karakter yang menarik dan juga bagus untuk dilihat. Pada zaman sekarang membuat kartun pun sudah banyak media yang dapat membantu dalam pembuatannya. Pebuatan kartun dapat menggunakan cara tradisional seperti menggunakan pensil, pulpen, dan kertas. Dan pada cara modern adalah dengan menggunakan media komputer. Selain komputer kartunis juga dapat menggunakan perangkat smarthphone untuk menciptakan kartun. Contoh sebuah gambar kartun seperti gambar dibawah ini:
 
          Gambar 1 (Sumber: nyunyu.com)


B.    Komikus
Komikus sama seperti kartunis, sama-sama termasuk dalam bidang seni. komikus berasal dari kata komik, yaitu sebuah buku yang berisi kumpulan gambar-gambar yang menceritakan jalan cerita berbagai karakter. Komikus pun harus memiliki kreatifitas yang tinggi, karna harus mempunyai inovasi-inovasi untuk membuat jalan cerita dan berbagai karakter untuk dijadikan satu kesatuan yang akan menjadi sebuah komik. Komikus  pun diawali dengan pembuatan sketsa. Contoh sebuah komik adalah sebagai berikut:
Gambar 2 (Sumber: google.com)



C.   Persamaan dan Perbedaan
Antara kartunis dan komikus memiliki beberapa perbedaan dan persamaan, diantaranya adalah seorang komikus bisa merupakan seorang kartunis, namun seorang kartunis belum tentu sebagai komikus. Seorang kartunis dan komikus memiliki persamaan, salah satunya adalah media yang digunakan. Yaitu pensil, pulpen dan kertas. Ataupun menggunakan komputer dan smarthphone. Lalu perbedaan kartunis dan komikus adalah seorang kartunis biasanya karya yang diciptakan dapat hanya berupa gambar biasa, namun tak jarang dapat dijadikan menjadi film kartun. Sedangkan komikus, karya yang diciptakan dalam bentuk komik. Penggabungan dari kartun dan juga komik seperti halnya kartun yang terkenal yaitu Crayon Shinchan. Dalam film dan komik kartun Shinchan ini kita dapat melihat pesan-pesan dan gambaran umum kota yang berada di jepang, budaya, dan lainnya. Dan dalam film disampaikan dalam cerita yang lucu, selain lucu memang terkadang terdapat sebuah gambar dewasa, tetapi hanya sebagian kecil.
Gambar 3 (Sumber google.com)


Gambar 4 (Sumber: Google.com)

       


Seperti yang dikutip dalam jurnal mahasiswa unair “Tokoh Crayon Shinchan sendiri adalah tokoh yang anti sosial, cenderung melawan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang anak. Film kartun yang seharusnya untuk konsumsi anak usia 15 tahun ke atas, telah bergeser menjadi tontonan segala usia termasuk juga anak-anak di bawah usia tersebut. Penayangan film kartun Crayon ShinChan dengan karakter anak yang lucu tersebut menghadirkan opini pro dan kontra, di mana sebagian mendukung kelucuan Shinchan, dan sebagian lainnya mengkritisi karakter negatif dalam tokoh Shinchan.[1]


Daftar Pustaka:

Jurnal pendukung:

Rabu, 02 Desember 2015

E-Commerce

Nama             : Aditya Dian Pradana
Kelas             : 4KA32
NPM               : 10112226
Kelompok     : 1


Pengertian E-Commerce
E-Commerce atau dapat disebut juga sebagai perdagangan elektronik merupakan suatu hal yang dapat berkaitan dengan penjualan, pembelian atau transaksi keuangan lainnya namun dihubungkan melalui media internet.
Dalam dunia perdagangan global sa’at ini, transaksi elektronis adalah suatu hal yang tidak mungkin terhindarkan. Electronic Commerce (E-Commerce) adalah suatu contoh produk dari kemajuan Teknologi Informasi,dimana transaksi bisnis tidak lagi dilakukan secara konvensional, yang mengharuskan pembeli berinteraksi langsung dengan penjual (secara fisik)  atau adanya keharusan menggunakan uang tunai (cash). Tetapi penjual diwakili oleh suatu sistem yang melayani pembeli  secara online dengan melalui media jaringan komputer. Dalam melakukan transaksi, pembeli “berhadapan” dan berkomunikasi dengan sistem yang “mewakili” penjual. Sudah barang tentu, E-Commerce ini membutuhkan sistem yang mampu  menjamin keamanan transaksi tersebut.[1]
              Era Perdagangan Global membutuhkan dukungan Digital Economy yang tercermin dengan lahirnya aktivitas perdagangan secara elektronis (Electronic trading), dalam berbagai bentuk kegiatan seperti : perdagangan retail, pelelangan barang, penawaran jasa, dan sebagainya. Sebagai konsekwensinya, toko tradisional digantikan oleh toko elektronis yang dikenal dengan nama : Cyberstore, Virtual Store, Digital Market, Electronic Mall, dan sebagainya. Pertumbuhan Digital economy ini tentunya memberikan dampak positip maupun negatip terhadap kehidupan ekonomi global yang tidak lagi mengenal batas territorial suatu negara.[1] 
  
Klasifikasi E-Commerce

Business to Business (B2B)
E-Commerce pada business to business merupakan transaksi atau kegiatan kerjasama yang dilakukan secara online pada transaksi penjualan, pembelian atau transaksi lainnya dan juga kerjasama yang dilakukan antar perusahaan bisnis.

Business to Costumer (B2C)
Dapat disebut sebagai bisnis kecil-kecilan atau bisnis eceran. Karna pada klasifikasi ini transaksi yang terjadi biasanya merupakan transaksi kecil seperti pembelian perorangan. Namun perdagangan atau bisnis ini tetap melalui internet. Pada business to customer ini, tujuan dari perusahaan adalah memuaskan pelanggan atau customer. Bagian perusahaan pada B2C ini biasanya merupakan toko retail atau dapat disebut toko kecil dan merupakan tangan kedua atau ketiga.

Customer to Business (C2B)
Customer to Business merupakan pihak perseorangan yang melakukan penawaran kepada suatu perusahaan atau organisasi berupa sebuah layanan. Sehingga pada C2B, antara Customer dan Perusahaan dapat saling memberikan feedback atau timbal balik yang sama-sama bertujuan untuk memberikan pelayanan yang memuaskan, dan sama-menguntungkan untuk masing-masing pihak.

Customer to Customer (C2C)
Customer to customer merupakan transaksi atau kerjasama yang terjadi antara sesame pelanggan atau antar perseorangan. Pada C2C, biasanya merupakan kerjasama antar perseorangan yang bertujuan untuk melakukan bisnis kepada perusahaan yang melakukan bisnis ke konsumen (C2B2C). Ini berarti, konsumen akan melakukan kontak bisnis untuk mencari pelanggan atau konsumen lain, Biasanya C2C digunakan pada situs E-Bay, situs perjodohan, kaskus, bukalapak, dll.
Aspek pendukung E-Commerce
            Guna menjalankan bisnis elektronis, dibutuhkan aspek-aspek pendukung yang tidak persis sama dengan bisnis yang konvensional, olehkarena pembeli tidak secara langsung berinteraksi dengan penjual. Beberapa aspek yang penting untuk diperhatikan adalah :
 
a. Aspek Hukum (Legal) : Hukum yang mengatur proses bisnis pada E-Commerce untuk melindungi hak pembeli dan perusahaan penjual, misalnya untuk menyatakan bahwa suatu transaksi dinyatakan sah atau tidak.

b. Aspek Etika Bisnis Elektronis : Kode etik yang harus dita’ati oleh perusahaan dalam kaitan dengan hubungan antar perusahaan elektronis ataupun antara perusahaan dengan pelanggan (misalnya tentang kerahasiaan identitas pelanggan).

c. Aspek Teknologi : yang berkaitan dengan teknologi pendukung E-Commerce, baik perangkat keras (hardware), maupun perangkat lunak (software) yang handal (reliable) dan aman (secure).

d. Aspek Ekonomi Global, untuk digunakan sebagai landasan yang berlaku universal di semua negara bagi para pelaku E-Commerce.
Keseluruhan aspek tersebut perlu dikaji secara mendalam dan dipersiapkan dengan baik untuk mendukung perkembangan E-Commerce.

Komponen E-Commerce
            Ditinjau dari sisi Teknologi Informasi, kegiatan E-Commerce harus didukung oleh komponen-komponen perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang membangun :
 
a. Situs WEB : merupakan sebuah sistem komputer yang bertindak sebagai server bagi transaksi bisnis dan dilengkapi sistem basis data untuk Datawarehouse.
b. Jaringan komunikasi data (jaringan komputer) : sebagai media lalulintas data antara client  (pembeli) dan server (situs WEB).
c. Protokol komunikasi data : berupa kumpulan aturan komunikasi data yang mengendalikan pertukaran (pengiriman/penerimaan) data.
d. Antarmuka pemakai (user interface) : pada sisi pengguna, sistem komputer client harus dilengkapi dengan perangkat lunak browser untuk mengakses data/informasi yang ada pada sistus WEB (misal : Explorer, Netscape, …).
              Disamping komponen tersebut, tentu harus ada komponen lain yang mendukung dan mengendalikan kegiatan perdagangan, yakni :
-       Manajemen perusahaan
-       Sistem pergudangan (product warehouse)
-       Sistem distribusi barang, dan sebagainya.

Lingkungan E-Commerce
              Kegiatan E-Commerce membutuhkan dukungan lingkungan di luar perusahaan, baik untuk transaksi keuangan maupun untuk pengiriman barang.   Seperti yang telah disinggung di atas, pembayaran dilakukan secara elektronis menggunakan jasa perbankan atau institusi finansial lainnya. Sedangkan pengiriman barang melibatkan perusahaan ekspedisi barang (freight forwarder) yang memiliki jaringan luas atau jasa pos. 
Dalam hal transaksi keuangan untuk pembayaran harga barang yang dibeli, perusahaan elektronis harus menggunakan jasa jaringan perbankan internasional, dimana pembayaran dilakukan dengan satu jenis mata uang yang disepakati sebagai alat pembayaran yang sah (dalam US$ misalnya). Prosedur pembayaran tersebut tentu harus mengikuti aturan yang berlaku dalam sistem Perbankan Internasional.
                Pengiriman barang dari gudang perusahaan ke tangan pembeli bukan suatu hal yang sederhana, karena pengiriman lintas negara harus mengikuti aturan bea-cukai di negara pengirim maupun penerima. Olehsebab itu jasa pengiriman barang ini menjadi sangat vital, karena membutuhkan jasa pengiriman yang cepat dan aman.

Dampak Positif Dan Negatif E-Commerce
Dampak positif dari E-Commerce antara lain:
·         Aliran pendapatan (Revenue Stream) baru yang mungkin jauh lebih menjanjikan yang tidak ditemui di sistem jual beli di pasar tradisional.
·         Mampu meningkatkan market exposure.
·         Mampu mengurangi biaya operasional(operating cost).
·         Dapat memperluas jangkauan (global reach).
·         Mampu meningkatkan customer loyality.
·         Mampu meningkatkan supplier management.
·         Dapat mempersingkat waktu produksi.
·         Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).

Dampak negatif dari E-Commerce antara lain:
·         Akan kehilangan dari segi finansial secara langsung karena adanya kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
·         Adanya pencurian informasi yang sangat rahasia dan berharga. Gangguan yang muncul bisa membongkar semua informasi rahasia itu pada pihak yang tidak berhak dan mengakibatkan kerugian besar bagi korban.
·         Kehilangan kesempatan bisnis atau kerugian pelanggan karena gangguan pelayanan. Seperti kesalahan yang bersifat non-teknis(aliran listrik tiba-tiba padam).
·         Adanya pengaksesan ke sumber pihak yang tidak berhak. Seperti seorang hacker yang membobol sistem perbankan. Kemudian memindahkan sejumlah rekening milik orang lain ke rekeningnya sendiri.
·         Dapat kehilangan sebuah kepercayaan dari para konsumen. Karena faktor-faktor seperti adanya usaha sengaja yang dilakukan oleh pihak luar yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
·         Terjadinya kerugian yang tidak terduga-duga, karena adanya gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, kesalahan dari faktor manusia ataupun kesalahan dari sistem elektronik.

Contoh-contoh E-Commerce

·         Belanja Online
Membeli dan menjual barang di Internet adalah salah satu contoh paling populer dari e-commerce. Penjual membuat etalase produk di internet layaknya outlet ritel. Pembeli dapat mencari dan membeli produk dengan klik mouse. Contoh populer untuk tempat belanja secara online adalah Amazon.com.

·         Internet Banking
Sekarang ini sangat memungkinkan bagi kita untuk melakukan keseluruhan transaksi perbankan tanpa harus beranjak dari kursi rumah kita mengunjungi cabang bank terdekat. Keterhubungan antara website dengan rekening bank, dan dengan kartu kredit merupakan pokok utama dalam e-commerce.

·         Tiket online
Tiket pesawat terbang, tiket film, tiket kereta api, tiket pertunjukan musik, tiket pertandingan olahraga, tiket konser musik, dan hampir semua jenis tiket dapat dipesan secara online. Membeli tiket secara online menjadikan kita tidak harus capek mengantri di depan loket penjualan tiket.


Manfaat E-commerce
Manfaat dari digunakannya E-Commerce ini adalah dapat menekan biaya barang dan jasa, serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen sepanjang yang menyangkut kecepatan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan kualitas yang terbaik sesuai dengan harganya. Order cycle sebuah bisnis yang tadinya memakan waktu 30 hari, waktunya bisa dipercepat yakni bisa 5 hari saja.
Proses yang cepat tentunya akan meningkatkan pendapatan. Berbelanja atau melakukan transaksi perdagangan melalui internet sangat berbeda dengan berbelanja atau melakukan transaksi perdagangan di dunia nyata. Dengan E-Commerce memungkinkan kita bertransaksi dengan cepat dan biaya yang murah tanpa melalui proses yang berbelit-belit, di mana pihak pembeli (buyer) cukup mengakses internet ke website perusahaan yang mengiklankan produknya di internet, yang kemudian pihak pembeli (buyer) cukup mempelajari term of condition (ketentuan-ketentuan yang diisyaratkan) pihak penjual.

Jurnal:

Referensi:



Minggu, 01 November 2015

Teknologi Komunikasi


A.   Pengertian Teknologi dan Komunikasi
Teknologi adalah sarana atau suatu perangkat yang menyediakan data maupun informasi yang berguna untuk kebutuhan dari setiap individu yang menggunakannya. Penggunaan teknologi oleh manusia itu sendri diawali dengan pengubahan sumber daya menjadi alat-alat sederhana. Dan pada saat ini penggunaan teknologi sangatlah berkembang dengan sangat cepat dalam bidang apapun.
Sedangkan komunikasi merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa orang, kelompok, organisasi ataupun individu yang menggunakan informasi agar dapat saling terhubung dalam lingkungan yang sudah ada, maupun linkungan baru. Berdasarkan yang terdalam wikipedia “Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama. Communicio, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common)” dapat disimpulkan komunikasi dapat terjadi jika terdapat suatu hal yang memiliki kesamaan dan dapat menyatukan persamaan tersebut. Namun komunikasi hanya dapat efektif terjadi jika penyampaian informasi dapat mudah dimengerti dan dipahami jika penerima komunikasi memahami nya dengan baik.
Oleh karena itu, teknologi komunikasi dapat disimpulkan merupakan perangkat keras dalam organisasi yang memungkinkan setiap pengguna atau individu mengumpulkan, memproses, dan saling bertukar informasi dengan pengguna lain agar dapat terhubung satu sama lain.
Teknologi informasi itu sendiri dapat mendasari atau menjadi sebuah dasar dalam penggolongan atau pengklasifikasian apa saja yang termasuk kedalam teknologi informasi, beberapa diantaranya adalah:
-       Teknologi komunikasi dapat diterapkan dan disisipkan pada sebuah alat atau device.
-       Teknologi komunikasi dihasilkan dari struktur sosial, ekonomi maupun politik.
-       Teknologi komunikasi membawa nilai atau manfaat tersendiri dari struktur ekonomi, sosial maupun politik.
-       Teknologi komunikasi apat meningkatkan serta melatih kemampuan indera manusia eruama dalam hal mendengar dan melihat.

B.   Perbedaan Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi.
Teknologi komunikasi lebih memfokuskan atau memusatkan tujuan pada hasil data yang dapat tersalurkan  dengan baik, sedangkan teknologi informasi memusatkan tujuan pada hasil data yang dapat diperoleh. Teknologi Informasi mengiringi perkembangan komputer dan perangkat pendukung yang bermunculan secara global, sehingga disaat teknologi komputer berkembang dengan pesat, maka pada saat itu juga teknologi informasi berkembang dengan pesat juga. Sedangkan teknlogi komunikasi berkembang sesuai dengan teknologi elektronika, sistem transmisi dan sistem modulasi, sehingga informasi yang sudah didapatkan dapat disampaikan atau diterbitkan secara cepat dan tepat.

C.   Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi

1.    Masa Prasejarah
Di zaman dahulu kala jauh dari zaman sekarang yang telah banyak berkembangnya modernisasi zaman yang sudah serba canggih, di zaman prasejarah manusia telah menggunakan teknologi komunikasi. Diawali dengan penggunaan gambar untuk menceritakan cerita ataupun memberikan informasi yang dimiliki. Kemudian penggunaan isyarat berupa bunyi untuk berkomunikasi dengan menggunakan genderang, terompet, api, asap dan lainnya untuk penggunaan komunikasi jarak jauh yang dapat dijadikan sebuah isyarat atau pemberian informasi.

2.    Masa Sejarah
Diawali dengan penemuan kertas oleh bangsa Cina menjadi tanda perkembangan bahasa tulis dan asal mula kertas saat ini. Pada zaman sekarang, kertas terbuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, kemudian dicuci, lalu setelah itu dicuci, diratakan dan dikeringkan. Kemudian dengan ditemukannya kertas , muncul teknologi percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkan pada kertas.

3.    Masa Modern
Masa modern merupakan teknologi yang digunakan saat ini. Berikut merupakan beberapa teknologi yang digunakan saat ini:
-       Mesin Cetak (1455)
Pada 1455 Johann Guttenberg menciptakan mesin cetak pertama menggunakan plat huruf dari besi, dan disertakan bingkai dengan kayu.
-       Mesin Analitik (1830)
Mesin analitik diciptakan oleh Charles Babbage yang dapat memasukkan data, mengolah dan mengeluarkan output.
-       Telegraf dan Kode Morse (1837)
Mesin telegraf dan kode morse diciptakan oleh Samuel Morse bersama dua kawannya yaitu Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse ini menggunakan teknologi kode morse (denyut listrik) untuk komunikasi jarak jauh.
-       Film Pertama (1861)
Film merupakan alat komunikasi untuk mengungkapkan gagasan atapun pendapat yang terkumpul kepada orang lain.
-       Pesawat Telepon dan Fotograf (1877)
Seiring munculnya teknologi telegraf (alat mengirim atau menerima kode morse) pada 1877 Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon. Dan pada masa ini muncul topografi yang dibuat oleh Edward Maybridge.
-       Televisi Tabung (1923)
Zvorklyn menciptakan televisi tabung menggunakan tabung vakum karena pada saat ini blum muncul teknologi transistor.
-       Jaringan Komputer
Jaringan komputer merupakan awal teknologi yang digunakan hingga saat ini. Jaringan desentralisasi pada 1962, dan jaringan pertama di AS pada 1969 merupakan awal mula perkembangan jaringan.

D.       Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi Pada Kehidupan Manusia
Setiap perkembangan pasti memiliki dampak, baik itu positif maupun negatif. Perkembangan teknologi memiliki dampak sebagai berikut:
1.    Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
-       Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui  internet.
-       Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.
-       Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain.
Dampak negatifnya:
-       Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).
-       Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu.
-       Kecemasan teknologi      Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.

2.    Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:
-       Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
-       Terjadinya industrialisasi.
-       Produktifitas dunia industri semakin meningkat.

3.    Bidang Sosial dan Budaya
·         Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
4.    BidangPendidikan
-       Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
-       Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
-       Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
-       Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

5.    Bidang politik
Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.


Sumber:

Jurnal Nasional:
AP Hardhono - dalam Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 2002 - gunadarma.ac.id



 
Blogger Templates